ander herrera

Rasa Kecewa yang Buat Ander Herrera Tinggalkan Man United

Posted on

Gelandang pekerja keras milik PSG, yakni Ander Herrera ungkapkan alasannya meninggalkan Manchester United akhir musim lalu. Dalam pernyataannya tersebut Herrera menampik anggapan yang menyebut ia pergi dari MU karena uang. Pemain asal Spanyol tersebut mengakui pergi dari United karena merasa kecewa dengan manajemen tim.

Seperti yang diketahui pada musim panas tahun lalu, Ander Herrera resmi menyebrang tinggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain. Raksasa asal Prancis tersebut bisa dibilang untung besar lantaran bisa mendapatkan gelandang enerjik tersebut tanpa keluarkan uang sepeser pun pada MU. Hal tersebut terjadi lantaran kontrak Herrera bersama MU tak diperpanjang.

Hengkangnya Herrera dari Old Trafford disebut sebut fans United sebagai salah satu kehilangan terbesar saat itu. Semua lantaran sosok Herrera yang merupakan salah satu pilar lini tengah MU. Semenjak dibeli pada tahun 2014 silam dari Athletic Bilbao, sosok Herrera sangat diandalkan United di sektor gelandang. Bersama Setan Merah, Herrera catatkan total 189 penampilan dengan torehan total 20 gol.

Awalnya ada anggapan bahwa Herrera adalah sosok mata duitan lantaran memilih PSG yang merupakan klub kaya raya, dan menolak perpanjangan kontrak. Akan tetapi eks pemain Real Zaragoza tersebut lantas menepis rumor miring tersebut.

Menurut Herrera, keputusannya pergi adalah murni karena ia kecewa dengan sikap manajemen United. Kala itu manajemen MU dinilai seperti ogah ogahan untuk mempertahankannya, dengan terlalu lama memberikan kabar soal perpanjangan kontrak.

Ander Herrera Beberkan Alasannya Tinggalkan MU

“Ini semua sama sekali bukan tentang uang, dan juga bukan soal masalah durasi kontrak yang diberikan. Saya saat itu merasa dibiarkan terlalu lama untuk menunggu (perpanjangan kontrak).” ungkap Herrera dilansir dari laman Sportskeeda.

“Saya merasa saya pantas mendapatkan perhatian dari klub ini, karena saya sudah memberikan segalanya untuk mereka. Bahkan saya juga tak pernah mengeluhkan apapun soal mereka di sosial media apapun.” sambungnya.

“Selain itu, saya juga sama sekali tidak pernah menunjukan sikap buruk kepada pelatih mereka, direksi klub, hingga para pemain. Kontrak saya hanya tinggal tersisa lima hingga enam bulan saat itu dan itulah alasan saya pergi.”

“Saya tadinya berpikir bahwa mereka akan segera datang saat kontrak saya tersisa satu atau dua tahun, layaknua klub lain memperlakukan pemain andalannya. Kala itu saya berharap mereka datang dengan sebuah kontrak baru usai acara penghargaan pemain terbaik klub di tahun 2017 lalu. Jujur saya merasa sedih akan hal tersebut.” tutup Herrera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *